STFATEEMA

something in between

kata siapa tuhan itu DI ATAS?

[Flash 9 is required to listen to audio.]

Nothing in this world could tear me down in any way 
But like a dream you disappeared without a sound, without a trace… 

2 months ago -

Apa kamu dengar suara seretan kaki anak-anak rindu itu? Aku mengirimnya tadi pagi. Mereka tertatih, sayang. Darah mengintip dari pori-pori kulit kaki mereka. Rumahmu jauh. Jalannya penuh batuan cadas, katanya.

Ich vermiße die Zeit, wenn es kein twitter zwischen uns.

banjarbaru :)

(Source: facebook.com)

Gw gak keberatan lo posting tulisan gw di tumblr lo. Gw cuma gak suka aja kalo ada org lain yg ngutak-ngatik puisi gw. :)

Gw gak keberatan lo posting tulisan gw di tumblr lo. Gw cuma gak suka aja kalo ada org lain yg ngutak-ngatik puisi gw. :)

eh hey, tumblr! \(‘-‘)>

Desember, lagi.
Sama seperti Desember tahun lalu, hidup gw di bulan penghujan ini gak jauh-jauh dari tempat yang namanya rumah sakit. Iye, gw masuk rumah sakit lagi. Opname lagi. Jarum infus lagi. Namun bedanya kali ini gw dirawat di rumah sakit di Kalimantan, dan didampingi nyokap gw yang bentar-bentar mewek ngeliat jarum infus di tangan gw. Oh my cat -_-“

oh ya, gw sakit apa? Demam berdarah. Beeeeh keren yak? *tepoktangan* *hening*


Aku ingin mencintaimu secara rumit, bila setiap orang mencintaimu dengan sederhana. Aku tak mau sama.

@anumao

Jaga dirimu baik-baik, karena di dalam dada sebelah kiri, ada satu ruang, yang sedang aku tinggali.

(via karizunique)

Hanya ada satu masa dimana aku akan terpaksa berhenti bicara rindu, pada saat kau berlari menuju rumah terkekal milik tuhan; menemuiku.

Bantu aku bisa mencintaimu dengan sederhana, agar pelan-pelan karungan rindu untuk masa lalu ini aku belokkan menuju halaman rumahmu saja.

kenangan dan secuil harapan adalah ramuanku dalam memadu-padankan perca-perca rindu dengan anak-anak duka disudut mata.

rinduku mengendap-endap, mengintipmu pulas melalui jendela kamar. Malu memerah.

rinduku mengendap-endap, mengintipmu pulas melalui jendela kamar. Malu memerah.